Urin berasal dari zat-zat yang tersaring dari darah di nefron. SAtu buah ginjal bisa memiliki sekitar 1 juta nefron. Setiap nefron memiliki banyak kapiler halus yang disebut glomerulus. Glomerulus ini memiliki tabung renal yang mempunyai tiga bagian: lekuk proksimal, lintasan Henle, dan lekuk distal. Urin terbentuk ketika darah masuk ke glomerulus, lalu disaring oleh dinding kapiler berpori yang menungkinkan air dan partikel halus bisa lewat. Contoh partikel halus adalah garam, sementara protein dan sel darah merah yang beukuran lebih besar tidak dapat melewati pori ini. Cairan yang sudah disaring dari darah ini disebut filtrate, memasuki tabung renal. Di tabung renal ini jika diperlukan akan terjadi penyerapan kembali bahan-bahan penting seperti air, glukosa dan garam.
mmmh,,, sekalipun c mencitai kalian, membenci kalian, mengharapkan kalian mati, atau c akan mati tanpa kalian.. ga jadi masalah tuh..karena setelah kalian memasuki kehidupan c, kalian adalah segalanya bagi c...!!!
Rabu, 09 Februari 2011
Infeksi saluran kencing (cystitis)
Infeksi saluran kemih adalah adanya infeksi oleh mikroorganisme di saluran kemih.
Tanda-tanda Infeksi Saluran Kemih adalah:
- Sakit perut bagian bawah, di atas tulang kemaluan.
- Kecing sakit terutama pada akhir kencing.
- Anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi. Walaupun bila dicoba untuk berkemih, tidak ada air kemih yang keluar.
- Sering berkemih.
- Jika infeksi sudah berlanjut jauh, bisa menderita demam.
Penyebab Infeksi Saluran Kemih:
- Bakteri escheria coli, Klebsiella, Proteus, Streptokokkus saprofitikus, dan Pseudomonas, melalui:
- Karena kurang menjaga kebersihan dan kesehatan daerah seputar saluran kencing
- Cara cebok yang salah, yaitu dari belakang ke depan
- Suka menahan kencing
- Tidak kencing sebelum melakukan hubungan seks
- Memiliki riwayat penyakit kelamin
- Memiliki riwayat penyakit batu di daerah saluran kencing.
Infeksi Saluran Kemih lebih rentan terkena pada wanita dibandingkan dengan pria. Mengapa? Karena saluran kemih (uretra) pada wanita lebih pendek (2,5 – 3,5 cm), sedangkan pada pria panjangnya ±20 cm sehingga kuman sulit masuk.
Tindakan untuk mencegah Infeksi Saluran Kemih:
- Menjaga dengan baik kebersihan sekitar organ intim dan saluran kencing.
- Pilih toilet umum dengan toilet jongkok.
- Jangan cebok di toilet umum dari air yang ditampung di bak mandi atau ember. Pakailah shower atau keran.
- Gunakan pakaian dalam dari bahan katun yang menyerap keringat agar tidak lembab.
- Tidak menahan kencing
- Minumlah banyak cairan setiap hari.
- Untuk perempuan saat cebok, basuhlah dari depan ke belakang, dan bukan sebaliknya.
Ada beberapa obat yang dapat dikonsumsi, tapi jangan sembarangan yaa..tetap harus diperiksakan dulu ke dokter dan dapet ressepnya. Ini nih obatnya:
- Ampisilin
- Amoksisilin
- Kotrimoksasol
- Nitrofurantoin
Selain obat-obat di atas, ada juga lo obat-obat tradisionalnya
- Rebus daun tanaman kumis kucing dan meniran masing-masing 30 gram, lalu air rebusan didinginkan.
- Cara penggunaan: air rebusan tersebut diminum dua kali sehari hingga sembuh.
Tapi..mencegah lebih baik daripada mengaobati kan!!
Tanya jawab seputar infeksi saluran kencing
Apakah jangkitan saluran kencing?
Apabila kuman (bakteria) menyerang saluran kencing, ia dikenali sebagai UTI.Apakah kuman biasa yang menyebabkan UTI?
Escherichia Coli biasanya terdapat di saluran penghadaman (usus) dan di bahagian kulit sekeliling kemaluan.Adakah lelaki boleh mendapat jangkitan saluran kencing?
Ada juga lelaki yang dijangkiti jangkitan saluran kencing tetapi jarang jika dibandingkan dengan kaum wanita.Jika lelaki mendapat jangkitan salur kencing, mereka mungkin mempunyai struktur dan fungsi yang abnormal di sistem saluran kencing mereka.
Kenapa jangkitan saluran kencing lebih kerap berlaku di kalangan kaum perempuan?
Uretra pada perempuan adalah pendek.Lubang uretra terletak bersebelahan dengan dubur dan lubang kelamin.
Apakah tempat yang biasa dijangkiti?
Pundi kencing adalah tempat yang biasa dijangkiti.Jangkitan pada pundi kencing dikenali sebagai "cystitis".
Bagaimanakah cara kuman memasuki pundi kencing?
Pencemaran bakteria mungkin berlaku di kalangan perempuan semasa mengesat dubur dari belakang ke depan selepas membuang air besar.Bakteria dalam faraj (vagina) mungkin akan naik ke pundi kencing semasa hubungan kelamin.
Apakah gejala yang biasa UTI?
- Kencing dengan kerap
- Rasa sakit atau rasa pedih selepas kencing
- Rasa hendak kencing lagi walaupun tiada air kencing (tidak puas)
- Rasa sakit di bahagian bawah abdomen
- Kencing berdarah atau kencing yang berbau
- Demam sederhana
Apakah gejala yang menunjukkan jangkitan sudah melintasi pundi kencing?
- Demam yang tinggi berserta dengan rasa sejuk dan menggigil
- Loya dan muntah
- Sakit di bahagian belakang pinggang
Apakah patut anda buat jika anda rasa anda menghidap UTI?
Anda patut mendapat rawatan doktor segera kerana:- Gejala anda tidak akan baik jika tidak mendapat rawatan
- Jangkitan boleh merebak dan merosakkan buah pinggang
Apakah rawatan untuk UTI?
Anda akan diberi ubat antibiotik untuk membunuh kuman.Adalah penting untuk anda menghabiskan rawatan antibiotik seperti yang diarahkan oleh dokter.
Sahabat...
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya …
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur – disakiti, diperhatikan – dikecewakan, didengar – diabaikan, dibantu – ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya. Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
** Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri **
“Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita”
Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan.
Siapa yang berada di samping anda ??
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ??
Siapa yang ingin bersama anda saat anda tak bisa memberikan apa-apa ??
MEREKALAH SAHABAT ANDA
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.
Minggu, 28 November 2010
Krakatau Waspada, Asap Letusan 800 Meter
Gas yang terus-menerus keluar ini merupakan tanda telah terjadinya erupsi.
VIVAnews - Gunung Anak Krakatau terus dipantau pasca-aktivitas yang kian meningkat. Peningkatan aktivitas gunung di selat Sunda ini dipicu gempa 5,5 Skala Richter (SR) yang melanda barat daya Krui, Lampung, awal November lalu.
Sejak awal 3 November lalu, Gunung Anak Krakatau mulai mengeluarkan gas yang berbahaya. Gas yang terus-menerus keluar ini merupakan tanda telah terjadinya erupsi. Ditambah pula fakta bahwa ada peningkatan suhu air laut di sekitar gunung.
Sejak awal 3 November lalu, Gunung Anak Krakatau mulai mengeluarkan gas yang berbahaya. Gas yang terus-menerus keluar ini merupakan tanda telah terjadinya erupsi. Ditambah pula fakta bahwa ada peningkatan suhu air laut di sekitar gunung.
Menurut Andi Arief, Staf Ahli Bencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pesan singkatnya, Senin 29 November 2010, ketinggian asap letusan gunung ini terpantau mencapai 200-800 meter.
Data ini merupakan akumulasi pengamatan Minggu 28 November 2010 pukul 06.51 hingga 16.35 WIB.
"Sembilan kali gempa vulkanik dalam, 123 kali vulkanik dangkal, 60 kali gempa letusan, dan 63 kali tremor letusan," kata dia.
Dari segi visual, asap letusan berwarna kelabu dan hitam. Meski aktivitas yang terus terjadi, status Anak Krakatau masih berstatus Waspada level dua.
Data ini merupakan akumulasi pengamatan Minggu 28 November 2010 pukul 06.51 hingga 16.35 WIB.
"Sembilan kali gempa vulkanik dalam, 123 kali vulkanik dangkal, 60 kali gempa letusan, dan 63 kali tremor letusan," kata dia.
Dari segi visual, asap letusan berwarna kelabu dan hitam. Meski aktivitas yang terus terjadi, status Anak Krakatau masih berstatus Waspada level dua.
Pemerintah akan terus memantau setiap perkembangan Anak Krakatau. Tak hanya pemerintah Indonesia, gunung itu juga masuk dalam daftar 100 gunung berapi yang terus dipantau oleh NASA. Lembaga Amerika itu memantau lewat satelit Earth Observing-1 atau EO-1. Pekan lalu NASA menerbitkan gambar terbaru gunung itu yang dipotret dari luar angkasa. ( Lihat Foto-foto bidikan NASA itu di sini)
Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM, saat ini terdapat 19 Gunung Api yang statusnya waspada dari 68 Gunung Api di Indonesia.
Berikut daftar gunung api yang berstatus waspada:
1. Gunung Selawah Agam
2. Sinabung
3. Talang
4. Kerinci
5. Kabah
6. Anak Krakatau
7. Papandayan
8. Slamet
9. Bromo
10.Semeru
11. Batur
12. Anak Rinjani
13. Rokatenda
13. Egon
14. Soputan
15. Lokon
16. Gamalama
17. Dukunu
18. Karang etang
19. Ibu
1. Gunung Selawah Agam
2. Sinabung
3. Talang
4. Kerinci
5. Kabah
6. Anak Krakatau
7. Papandayan
8. Slamet
9. Bromo
10.Semeru
11. Batur
12. Anak Rinjani
13. Rokatenda
13. Egon
14. Soputan
15. Lokon
16. Gamalama
17. Dukunu
18. Karang etang
19. Ibu
• VIVAnews
Letusan Bromo dan Merapi, Apa Bedanya?
Yang membayakan dari Bromo adanya semburan berwarna kekuningan. Itu beracun.
VIVAnews - Sejak Selasa 23 November 2010 pukul 16.30 WIB, Bromo berstatus Awas. Sejumlah pihak mengkhawatirkan, gunung ini akan meletus seperti halnya Merapi.
Namun, dosen Pasca Sarjana Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, dan peneliti di Pusat Studi Kebumian dan Bencana, Dr Putu Artama mengatakan, Bromo beda dengan Merapi.
Kata dia, gunung tersebut memiliki karakteristik atau model erupsi kecil. "Karakteristik yang dimiliki berbeda dengan gunung lainnya seperti Merapi yang tergolong high volcanic. Jika terjadi letusan, material yang dimuntahkan Bromo berupa pasir dan abu dengan kisaran radius 6 sampai 10 kilometer," terang Dr Putu Artama kepada VIVAnews.com.
Material itu berbeda dengan yang dimuntahkan Gunung Merapi. Pada saat erupsi, Merapi menyemburkan lava pijar dan bebatuan. Juga awan panas 'wedhus gembel'.
Bromo juga terbentengi oleh lautan pasir. Seperti diketahui, topografi Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.
Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah sekitar 800 meter (utara-selatan) dan 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 kilo meter dari pusat kawah gunung.
"Yang membayakan itu adanya semburan berwarna kekuningan, karena itu kandungan belerang dan sangat berbahaya jika terhirup," tegas Putu Artama.
Sementara untuk kekuatan letusan, menurutnya tergantung keberadaan dapur magma. Semakin dalam dapur magma semakin kuat daya dorong atau muntahan yang dimiliki dan sebaliknya. Terkait itu, pemerintah harus melengkapi teknologi deteksi yang memadai.
Ditambahkan, untuk mengurangi frekwensi letusan sangat tidak mungkin. Sebaliknya yang perlu dilakukan adalah mengurangi dampak dari 'ulah' Gunung Tengger Purba tersebut.
Pihaknya menyarankan pemerintah tanggap dengan semua itu. Misalnya, dengan memberitahukan kepada warga sekitar tentang perkembangan yang terjadi. Seperti kapan saatnya untuk dikosongkan. Penentuan jalur evakuasi dan titik-titik pengungsian di radius yang aman.
"Kita harus memikirkan skenario yang terburuk. Ini yang seharusnya sejak di status 'Awas' sudah disiapkan. Di list, siapa yang diberi tanggungjawab dan pelaksananya. Berapa jumlah KK yang harus dievakuasi, kemudian ditempatkan dimana, radiusnya berapa untuk kategori aman dan tidak lupa mempertimbangkan pemenuhan berbagai kebutuhan masyarakat pengungsi. Serta untuk berapa lama mereka tinggal di pengungsian," urainya.
Dihubungi terpisah, pakar Ilmu Geologi dan Kegunungapian Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Amien Widodo menjelaskan, peningkatan status di Bromo harus diwaspadai. Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun menyiapkan diri untuk menghadapi situasi darurat.
"Kita harus memikirkan skenario yang terburuk. Ini yang seharusnya sejak di status 'Awas' sudah disiapkan. Di list, siapa yang diberi tanggungjawab dan pelaksananya. Berapa jumlah KK yang harus dievakuasi, kemudian ditempatkan dimana, radiusnya berapa untuk kategori aman dan tidak lupa mempertimbangkan pemenuhan berbagai kebutuhan masyarakat pengungsi. Serta untuk berapa lama mereka tinggal di pengungsian," urainya.
Dihubungi terpisah, pakar Ilmu Geologi dan Kegunungapian Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Amien Widodo menjelaskan, peningkatan status di Bromo harus diwaspadai. Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun menyiapkan diri untuk menghadapi situasi darurat.
"Antara lain, menyimpan surat atau dokumen-dokumen penting dalam satu tas. Menyiapkan pakaian seperlunya dan makanan untuk kebutuhan mengungsi selama minimal 3 hari. Jangan terpancing isu-isu yang tidak jelas. Sebaliknya, selalu mendengarkan informasi dari yang berwenang," kata Amien Widodo.
Untuk pemerintah juga harus tanggap. "Ungsikan dulu kelompok masyarakat renta dan lain-lain. Mengingat perubahan status bisa berubah setiap saat, bisa dini hari atau kapan saja," pungkas Amien.
Laporan: Tudji Martudji | Surabaya
Laporan: Tudji Martudji | Surabaya
• VIVAnews
http://nasional.vivanews.com/news/read/190483-ini-yang-membedakan-bromo-dengan-merapi
Hingga Pk. 06.00 WIB, Bromo Gempa 26 Kali. Aktivitas vulkanik Bromo cenderung menurun, namun aktivitas seismik justru naik.
VIVAnews - Gunung Bromo di Jawa Timur belum beranjak dari status 'awas', atau level tertinggi status aktivitas gunung berapi. Menurut petugas pengamatan di pos pantau di Desa Ngadisari, Sikapura, Probolinggo, Ahmad Subhan, pagi ini cuaca di sekitar Bromo terang. Angin bertiup tenang, dan suhu udara berkisar 12 hingga 18 derajat Celcius.
"Bisa terlihat jelas, asap putih tipis bertekanan lemah ke luar dari kawah. Tinggi maksimal 50 meter dan bertiup 100 meter dari bibir kawah," kata Ahmad saat dihubungi VIVAnews, Jumat, 26 November 2010.
Berdasarkan pengamatan seismik, Kamis kemarin, ada 69 kali gempa vulkanik dengan amplitudo di kisaran 6-35 milimeter. Sementara gempa tremor masih berlanjut.
"Bisa terlihat jelas, asap putih tipis bertekanan lemah ke luar dari kawah. Tinggi maksimal 50 meter dan bertiup 100 meter dari bibir kawah," kata Ahmad saat dihubungi VIVAnews, Jumat, 26 November 2010.
Berdasarkan pengamatan seismik, Kamis kemarin, ada 69 kali gempa vulkanik dengan amplitudo di kisaran 6-35 milimeter. Sementara gempa tremor masih berlanjut.
Menurut Ahmad, aktivitas vulkanik Bromo cenderung menurun. Namun, sebaliknya, aktivitas seismik justru naik. "Sejak pukul 00.00 sampai pukul 06.00 WIB, gempa vulkanik sudah terekam 26 kali," tambah dia. "Rekomendasi masih sama, wilayah 3 kilometer dari kawah steril. Warga dan wisatawan dilarang mendekat."
Bromo dinyatakan berstatus 'awas' sejak 23 Oktober 2010 lalu. Meski dikhawatirkan meletus, Bromo tak seberbahaya Merapi. Dosen Pasca Sarjana Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, dan peneliti di Pusat Studi Kebumian dan Bencana, Dr. Putu Artama, mengatakan karakteristik Bromo berbeda dengan Merapi.
"Jika terjadi letusan, material yang dimuntahkan pasir dan abu dengan kisaran radius 6 sampai 10 kilometer," terang Dr. Putu Artama kepada VIVAnews.com.
Itu berbeda dengan material yang dimuntahkan Gunung Merapi berupa lava pijar dan bebatuan, juga awan panas 'wedhus gembel'.
Selain itu, Bromo juga terbentengi oleh lautan pasir. Seperti diketahui, topografi Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. "Yang membayakan itu adanya semburan berwarna kekuningan, karena itu kandungan belerang dan sangat berbahaya jika terhirup," jelas Putu Artama. (kd)
Bromo dinyatakan berstatus 'awas' sejak 23 Oktober 2010 lalu. Meski dikhawatirkan meletus, Bromo tak seberbahaya Merapi. Dosen Pasca Sarjana Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, dan peneliti di Pusat Studi Kebumian dan Bencana, Dr. Putu Artama, mengatakan karakteristik Bromo berbeda dengan Merapi.
"Jika terjadi letusan, material yang dimuntahkan pasir dan abu dengan kisaran radius 6 sampai 10 kilometer," terang Dr. Putu Artama kepada VIVAnews.com.
Itu berbeda dengan material yang dimuntahkan Gunung Merapi berupa lava pijar dan bebatuan, juga awan panas 'wedhus gembel'.
Selain itu, Bromo juga terbentengi oleh lautan pasir. Seperti diketahui, topografi Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. "Yang membayakan itu adanya semburan berwarna kekuningan, karena itu kandungan belerang dan sangat berbahaya jika terhirup," jelas Putu Artama. (kd)
• VIVAnews
Gunung Bromo Meletus. Asap tebal bercampur abu kehitaman mencapai ketinggian 600 meter.
VIVAnews - Gunung Bromo di Jawa Timur yang berstatus awas meletus pada pukul 17.40, Jumat 26 November 2010. Asap tebal bercampur abu kehitaman mencapai ketinggian 600 meter.
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono mengatakan, letusan ini bersifat minor dan tidak disertai dentuman. "Material letusan berupa abu yang jatuh di sekitar kawah," kata Surono.
Saat ini gempa tremor terjadi terus menerus dengan amplituda rata-rata 15 milimeter.
Menurut petugas pengamatan di pos pantau di Desa Ngadisari, Sikapura, Probolinggo, Ahmad Subhan, mengatakan, gempa tremor hingga saat ini masih terjadi. "Penduduk di sekitar masih aman," katanya.
Bromo dinyatakan 'awas' sejak 23 Oktober 2010 lalu. Dosen Pasca Sarjana Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, dan peneliti di Pusat Studi Kebumian dan Bencana, Dr Putu Artama, mengatakan karakteristik Bromo berbeda dengan Merapi.
"Jika terjadi letusan, material yang dimuntahkan pasir dan abu dengan kisaran radius 6 sampai 10 kilometer," kata Putu.
Itu berbeda dengan material yang dimuntahkan Gunung Merapi berupa lava pijar dan bebatuan, juga awan panas 'wedhus gembel'.
Selain itu, Bromo juga terbentengi oleh lautan pasir. Topografi Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. "Yang membayakan itu adanya semburan berwarna kekuningan, karena kandungan belerang yang banyak sangat berbahaya jika dihirup manusia," jelas Putu. (umi)
• VIVAnewsKepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Surono mengatakan, letusan ini bersifat minor dan tidak disertai dentuman. "Material letusan berupa abu yang jatuh di sekitar kawah," kata Surono.
Saat ini gempa tremor terjadi terus menerus dengan amplituda rata-rata 15 milimeter.
Menurut petugas pengamatan di pos pantau di Desa Ngadisari, Sikapura, Probolinggo, Ahmad Subhan, mengatakan, gempa tremor hingga saat ini masih terjadi. "Penduduk di sekitar masih aman," katanya.
Bromo dinyatakan 'awas' sejak 23 Oktober 2010 lalu. Dosen Pasca Sarjana Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, dan peneliti di Pusat Studi Kebumian dan Bencana, Dr Putu Artama, mengatakan karakteristik Bromo berbeda dengan Merapi.
"Jika terjadi letusan, material yang dimuntahkan pasir dan abu dengan kisaran radius 6 sampai 10 kilometer," kata Putu.
Itu berbeda dengan material yang dimuntahkan Gunung Merapi berupa lava pijar dan bebatuan, juga awan panas 'wedhus gembel'.
Selain itu, Bromo juga terbentengi oleh lautan pasir. Topografi Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. "Yang membayakan itu adanya semburan berwarna kekuningan, karena kandungan belerang yang banyak sangat berbahaya jika dihirup manusia," jelas Putu. (umi)
http://nasional.vivanews.com/news/read/190850-gunung-bromo-meletus
Langganan:
Postingan (Atom)




